Wednesday, August 26, 2009
Hati Pedih, Sedih.....
Hati terusik..
tak siapa memahami...
Hati terluka..
tak siapa mengetahui...
Bila hati mula memendam
segala rasa dibiar parah
menangis hati meraih simpati
Lalu di biar hati
mencari ketenangan sendiri
Bila hati merasa pedih
airmata berlinang menahan pedih
luka dirasa teramat dalam
dan tiada penawar mampu memulih...
Senyumku tawar...
hatiku sedih...
biarkan ia berlalu dan pergi begitu saja
Ku tak akan bersuara....
kerna ku tahu....
tiada siapa yang mengerti hati kecilku ini......
Nukilan Lia Emillia
26 Ogos 2009
5 Ramadhan 1430
12.00 pm....
tak siapa memahami...
Hati terluka..
tak siapa mengetahui...
Bila hati mula memendam
segala rasa dibiar parah
menangis hati meraih simpati
Lalu di biar hati
mencari ketenangan sendiri
Bila hati merasa pedih
airmata berlinang menahan pedih
luka dirasa teramat dalam
dan tiada penawar mampu memulih...
Senyumku tawar...
hatiku sedih...
biarkan ia berlalu dan pergi begitu saja
Ku tak akan bersuara....
kerna ku tahu....
tiada siapa yang mengerti hati kecilku ini......
Nukilan Lia Emillia
26 Ogos 2009
5 Ramadhan 1430
12.00 pm....
Kalau....
Kalau
hati bisa bertemu
akan ku biar ia melurut ke kaki
Kerana
walaupun berat
sudah dapat ku raih satu nikmat
Dan
akan ku kecap
segala yang ngeri dan seri
Pada
bumi dan antaranya
yang tidak di sini atau di sana
Sepanjang,
pasang surut hidup
juga masa silih berganti
Perjalanan ini
akan ku harungi
tak lain kerana cinta sejati...
Sajak Inggeris Nukilan Shahril Nizam If Only (For Love)
Oleh Musyri
hati bisa bertemu
akan ku biar ia melurut ke kaki
Kerana
walaupun berat
sudah dapat ku raih satu nikmat
Dan
akan ku kecap
segala yang ngeri dan seri
Pada
bumi dan antaranya
yang tidak di sini atau di sana
Sepanjang,
pasang surut hidup
juga masa silih berganti
Perjalanan ini
akan ku harungi
tak lain kerana cinta sejati...
Sajak Inggeris Nukilan Shahril Nizam If Only (For Love)
Oleh Musyri
Friday, July 10, 2009
KUDUS SINARMU

Usah ditanya di hamparan mana
Tika terlena melata berkelana
Sesayup angkasa pun pergi
Selembah turuni di mana berdiri
Mata tutup tak berhati
Bagai bahtera kemudi diuji
Garis tertentang imbanglah haluannya
Berulang renung lapis langit
Nipisnya ragaku
Bukalah kelopak kudus sinarmu
Dia kekasih kasihnya memutih
Dia tercinta hadirnya tiap tika
Luhurnya teguh paut hati berkata
Sanubari idam pelukannya
Bagai bertemu rahsia
Penawar gelita
Hadir dalam damai titis... siramnya
Sinar kealpaan bak pelangi
Indah penuh warna dusta noda mata
Jika selaut cinta tulislah kalimatnya
Pastikan surut meski selaut jua
Serlah cendala jiwa insankan seharusnya
Jaharkan syahdu detik sesaat itu
Bagai satu cerita tafsirlah sebaliknya
Cuba mencari makna apakah hakikatnya
Wednesday, July 1, 2009
KEJAUHAN INI.........
Kejauhan ini....
Mengungkapkan segala rahsia hati
Walaupun tidak terluah
Walaupun tidak terjamah
Segala rasa yang mencengkam
Menjadikan satu tanda
Cinta yang terdampar....
Kejauhan ini....
Merobek hati yang kerinduan
Berlari dalam kegelapan
Mencari sinar cinta yang terbiar
Mencari di mana penghujung jalannya
Kejauhan ini....
Adakah kesampaian rasa di jiwa
Adakah terlihat ketulusan di hati
Adakah terbina istana impian
Meskipun jiwa terpanah derita
Memendam rasa yang bergelora
Kejauhan ini....
Semoga dia mengerti
Melalui puisi bermadah dihati
Meyakini rasa ini adalah untuknya
Harapan cinta abadi selamanya......
NUKILAN HATIKU.....
RABU 1 JULAI 2009
8.30 a.m
Mengungkapkan segala rahsia hati
Walaupun tidak terluah
Walaupun tidak terjamah
Segala rasa yang mencengkam
Menjadikan satu tanda
Cinta yang terdampar....
Kejauhan ini....
Merobek hati yang kerinduan
Berlari dalam kegelapan
Mencari sinar cinta yang terbiar
Mencari di mana penghujung jalannya
Kejauhan ini....
Adakah kesampaian rasa di jiwa
Adakah terlihat ketulusan di hati
Adakah terbina istana impian
Meskipun jiwa terpanah derita
Memendam rasa yang bergelora
Kejauhan ini....
Semoga dia mengerti
Melalui puisi bermadah dihati
Meyakini rasa ini adalah untuknya
Harapan cinta abadi selamanya......
NUKILAN HATIKU.....
RABU 1 JULAI 2009
8.30 a.m
Subscribe to:
Posts (Atom)
