Friday, July 10, 2009

KUDUS SINARMU




Usah ditanya di hamparan mana

Tika terlena melata berkelana

Sesayup angkasa pun pergi

Selembah turuni di mana berdiri

Mata tutup tak berhati

Bagai bahtera kemudi diuji

Garis tertentang imbanglah haluannya

Berulang renung lapis langit

Nipisnya ragaku

Bukalah kelopak kudus sinarmu

Dia kekasih kasihnya memutih

Dia tercinta hadirnya tiap tika

Luhurnya teguh paut hati berkata

Sanubari idam pelukannya

Bagai bertemu rahsia

Penawar gelita

Hadir dalam damai titis... siramnya

Sinar kealpaan bak pelangi

Indah penuh warna dusta noda mata

Jika selaut cinta tulislah kalimatnya

Pastikan surut meski selaut jua

Serlah cendala jiwa insankan seharusnya

Jaharkan syahdu detik sesaat itu

Bagai satu cerita tafsirlah sebaliknya

Cuba mencari makna apakah hakikatnya

No comments:

Post a Comment